Posted by: widiarti on: 28 Mei 2008
Mata ini serasa buta saat sinar mentari menerpa.
Telinga ini serasa tuli saat angin sepoi berhembus.
Kaki ini serasa lumpuh saat derap langkah tak menggema.
Jiwa ini serasa mati saat cinta tak lagi memburu.
Kali ini aku terdiam sepi.
Lalu lalang orang disekitarku tak lagi kulihat.
Hiruk pikuk ini pun tak lagi kudengar.
Raut muka bahagia tak lagi kubaca.
Aku ini hanya setetes embun.
Yang tak pernah tahu artinya ada.
Yang tak pernah tahu artinya hidup.
Yang tak pernah tahu artinya siang.
Setetes embun ini hanya mengerti 6 hal.
Dingin, malam, sepi, sendiri, mati, lenyap.
Seperti apa yang kurasa saat ini.
Aku hanya akan menjadi embun yang sirna kala mentari menampakkan mukanya.
Dan aku akan abadi dalam angan, tak lekang oleh dinginya malam.
31 Mei 2008 pada 3:19 pm
wiww…
Keren!
PERTAMAX Nih..hehehe..
Lam kenal yak!