Posted by: widiarti on: 12 Agustus 2009
Mimpinya berulang lagi.
Aku gak mau mimpi ini jadi kenyataan.
Satu hal yang paling aku takutkan selama ini.
“satria, dia akan meninggalkanku. Tanpa kepastian untuk hatiku. Aku menghampirinya saat dia berharap aku akan mengatakan semuanya kepadanya. Tapi aku sudah terlalu kecewa dengan kesepakatan teman-temanku. Saat aku meninggalkannya, aku tak kuasa membendung airmataku. Aku hanya terkulai lemas diujung jalan.”
“Tuhan, aku tak ingin mimpi ini menjadi nyata. Aku menyayangi satria sepenuh hatiku. Aku tak pernah mengeluh akan keadaannya. Aku telah bisa menerimanya dengan semua kekurangannya. Fuck banget kalau cuma karena cowok yang gak penting aku harus kehilangan dia.”
**
satria… Jangan pernah pergi dariku. Aku mohon padamu. Aku takut kamu akan meninggalkanku.